Hujan Protes Warnai Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Soal DPT

KORANBANTEN.com -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang 2018.

Sedianya, rapat pleno yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Raya Binong, Kabupaten Tangerang itu sempat diwarnai protes dari pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tangerang, karena ditemukannya selisih angka dalam DPS dan DPT.

Bacaan Lainnya

Khususnya, terkait adanya selisih jumlah dalam DPS dan DPT untuk wilayah Kecamatan Balaraja, yang jumlah dianggap cukup signifikan.

“Protes itu adalah hal yang wajar, sebagai dinamika politik saat ini. Pasalnya, sistem aplikasi yang saat ini digunakan saat ini belum sepenuhnya dipahami,” ujar Ketua KPU Akhmad Jamaludin kepada para awak media, disela-sela rapat pleno.

Meski demikian, kata Akhmad Jamaludin, setelah dilakukan pengecekan, ternyata selisih data itu akibat tidak tersampaikan dan data sebenarnya data itu sudah ada.

Sementara itu M.Amud, Tim Sukses Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli menyatakan bila protes yang muncul dari Panwaslu, tidak menjadi masalah yang serius.

“Itu hanya karena adanya salah komunikasi saja. Dimana dalam hal itu pihak KPU tidak menjelaskan perihal jumlah angka selisih dalam DPT,” pungkasnya.

Hingga malam ini dan berita ini ditayangkan, rapat pleno masih terus berlangsung hingga pemaparan hasil DPT 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang disetujui. (Mulyadi)

Pos terkait