KORANBANTEN.COM-Menjaga kesehatan petugas sama pentingnya dengan memastikan pelayanan pemasyarakatan berjalan optimal. Berangkat dari komitmen tersebut, Lapas Kelas I Tangerang menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) melalui pemeriksaan rontgen dada bagi petugas pemasyarakatan, Rabu (5/8). Sebanyak 202 peserta, yang terdiri atas 108 petugas Lapas Kelas I Tangerang, 33 petugas Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, serta 59 warga binaan, mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan di Aula Lapas Kelas I Tangerang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia sekaligus tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, pemerintah terus mendorong penguatan layanan kesehatan yang berfokus pada deteksi dini sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa petugas merupakan ujung tombak penyelenggaraan sistem pemasyarakatan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap petugas memiliki kondisi kesehatan yang baik sehingga mampu menjalankan tugas pembinaan, pelayanan, dan pengamanan secara optimal. Pemeriksaan kesehatan berkala juga menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan. Dengan petugas yang sehat, kualitas layanan pemasyarakatan tentu akan semakin baik,” ujar Beni.
Pelaksanaan kegiatan terlaksana melalui sinergi Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Dinas Kesehatan Kota Tangerang serta sejumlah Puskesmas se-Kota Tangerang. Kolaborasi tersebut memastikan setiap peserta memperoleh layanan kesehatan secara menyeluruh sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Tangerang, Tria, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak hanya ditujukan untuk mendeteksi tuberkulosis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.
“Melalui pemeriksaan ini, kondisi kesehatan petugas dapat dipantau secara berkala sehingga apabila ditemukan faktor risiko atau indikasi penyakit, tindak lanjut dapat segera dilakukan. Upaya seperti ini menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan petugas sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan aman,” jelas Tria.
Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan yang meliputi registrasi, skrining gejala tuberkulosis menggunakan RANSEL TB, pemeriksaan kesehatan gratis, skrining HIV dan sifilis, pemeriksaan rontgen dada beserta pembacaan hasil, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi peserta yang memenuhi kriteria, hingga pencatatan dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Sementara itu, bagi peserta yang terduga tuberkulosis, sampel dahak akan dikirim ke Laboratorium RS Sitanala Tangerang untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebagai dasar penegakan diagnosis dan penentuan terapi.
Salah seorang petugas pemasyarakatan yang mengikuti pemeriksaan mengaku kegiatan tersebut memberikan manfaat besar karena tidak hanya membantu mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran di tengah pelaksanaan tugas.
“Kesibukan tugas terkadang membuat kami menunda untuk memeriksakan kesehatan. Melalui kegiatan ini, kami bisa mengetahui kondisi tubuh lebih awal sekaligus diingatkan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai petugas pemasyarakatan. Ketika kondisi tubuh tetap prima, kami dapat menjalankan tugas dengan lebih fokus, memberikan pelayanan yang lebih baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” ungkap Agung.
Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia pemasyarakatan. Upaya pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, produktif, serta mendukung pelayanan yang semakin profesional.(Red).





