Pemkab Pandeglang Siapkan Rumah Isolasi Pasien OTG

KORANBANTEN.COM-Kabupaten Pandeglang membuka rumah isolasi bagi para Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi postitif Covid 19. Adapun gedung yang dipakai untuk tempat isolasi tersebut merupakan gedung wisma PKPRI yang berlokasi di Kecamatan Majasari. 

“Kami menyewa wisma ini selama 3 bulan kedepan hingga bulan desember,” ungkap Ramadani, penanggung jawab bidang kesehatan dan penegakan disiplin kesehatan satgas covid 19 Kabupaten Pandeglang, kepada wartawan, Jumat(23/10)

Read More

Anggaran yang dikeluarkan untuk sewa wisma PKRI menurut Ramadani, kurang lebih Rp 180 juta selama tiga bulan kedepan. 

“Sistemnya sewa, ada tidak ada yang masuk ke tempat isolasi tetap dihitung durasinya dengan semua fasiliitas yang ada disini,” jelasnya.

Dikatakan Ramadani, daya tampung wisma PKPRI ini ada 32 kamar dengan kapasitas dua bed (tempat tidur). Untuk mekanisme dalam pengelolaan, kata dia mengadopsi dari wisma Atlit dan akan dikenakan sistem piket oleh petugas medis, BPBD dan Pol-PP. 

“Ada dua ship mulai dari pukul 08.00 -20.00 WIB dan pada pukul 20.00 – 08.00 WIB, petugas medis akan melakukan pengecekan kesehatan setiap hari bagi para OTG. Semua masyarakat yang terkonfirmasi covid dan OTG bisa diisolasi disini dengan ketentuan harus ada pengantar dari Puskesmas, jika sudah selesai nanti dinkes yang mengeluarkan surat selesai isolasi,” paparnya.

Sementara Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pandeglang Gunawan Rusminto menyatakan, dibukanya rumah isolasi ini merupakan kerja bersama pemerintah Kabupaten Pandeglang dengan seluruh stakeholder terkait. 

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berkerja dari awal hingga saat ini, semoga Ini dapat mengendalikan proses penyebaran covid 19 di Pandeglang,” ungkap Gunawan Rusminto.

Gunawan berharap, masyarakat Pandeglang terus menerapkan prokes dalam kehidupan sehari – hari. 

“Jangan lupa 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” terangnya.(kew)

Related posts