KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil menembus lima besar nominasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Capaian tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Dalam tahapan penilaian, Pemkot Tangerang memaparkan berbagai inovasi pembangunan, salah satunya melalui program Gampang Sekolah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, mengatakan program Gampang Sekolah menjadi salah satu inovasi yang diunggulkan karena berkaitan langsung dengan perluasan akses pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Yeti, program tersebut merupakan bagian dari prioritas pembangunan Pemkot Tangerang yang diarahkan untuk memastikan masyarakat memiliki akses pendidikan yang semakin luas dan inklusif.
“Alhamdulillah, kita (Kota Tangerang) masuk lima besar daerah serta sudah masuk tahap wawancara sampai verifikasi. Adapun program unggulan yang kami paparkan adalah Gampang Sekolah karena ini memang menjadi program pembangunan prioritas Wali Kota Tangerang,” ujar Yeti, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, implementasi Gampang Sekolah antara lain diwujudkan melalui program sekolah swasta gratis, beasiswa Tangerang Cerdas, serta penguatan pendidikan inklusi.
Program tersebut juga tercermin dalam capaian sejumlah indikator pembangunan manusia. Berdasarkan data yang disampaikan Pemkot Tangerang, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang mencapai 82,41, sementara Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 13,96 tahun.
Bappeda Kota Tangerang melihat peningkatan akses dan kualitas pendidikan memiliki keterkaitan dengan pembangunan sektor lainnya, terutama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tidak hanya berdampak langsung ke sektor pendidikan, program Gampang Sekolah juga menunjang keberhasilan realisasi capaian pembangunan lainnya karena bersangkutan langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan generasi masa depan Kota Tangerang itu sendiri,” kata Yeti.
Dalam pemaparan pembangunan daerah, Pemkot Tangerang juga mencatat sejumlah indikator ekonomi dan ketenagakerjaan. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,74 persen, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 5,88 persen.
Bagi Pemkot Tangerang, capaian tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembangunan yang saling berkaitan, mulai dari peningkatan akses pendidikan, kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Yeti berharap program Gampang Sekolah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Semoga proses penilaiannya berjalan lancar serta bisa mendapatkan hasil yang terbaik bagi pembangunan Kota Tangerang ke depannya,” pungkasnya.
Masuknya Kota Tangerang dalam lima besar nominasi PPD 2026 sekaligus menjadi momentum bagi Pemkot Tangerang untuk terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat dan memastikan setiap program prioritas memberikan dampak nyata bagi warga.(*)





