Dibacok Pencuri, Jari Tangan Anggota Polisi ini Nyaris Putus

Seorang polisi mengalami luka bacok saat berusaha menangkap pelaku pencurian handphone. Sabetan celurit dari pelaku pencurian itu pun hampir membuat jari polisi itu putus.

Polisi yang mengalami luka bacok itu berasal dari Polsek Maesan, Bondowoso. Pelaku yang berjumlah dua orang itu tengah dikejar di perempatan jalan raya Kecamatan Arjasa, Jember.

Informasi yang dihimpun detikcom, polisi yang mengalami luka bacok itu bernama Ahmad Musyair, dengan pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu). Saat bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Maesan, dia mendapat mendapat laporan adanya pencurian HP di konter Arza Cell, Nangkaan, Bondowoso.

Begitu mendapat laporan, Musyair langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran. Dua pelaku yang melihat kedatangan polisi, langsung kabur ke arah Jember dengan mengendarai motor. Musyair terus mengejar hingga dia berhasil menangkap salah seorang pelakunya di perempatan jalan raya kecamatan Arjasa, Jember.

Nah, saat melakukan penangkapan itulah, tiba–tiba pelaku lain langsung membacok Musyair dari arah belakang. Sabetan celurit mengenai tangan Musyair. Bahkan salah satu jarinya nyaris putus. Refleks dia pun melepaskan pelaku yang sudah ditangkapnya tadi.

Melihat ada polisi terluka, warga membawa korban ke RSD dr Subandi Jember. Sementara warga lain mengejar kedua pelaku yang berusaha kabur. Pengejaran ini juga dilakukan oleh petugas Polres Jember yang mendapat informasi adanya pelaku pencurian yang melakukan pembacokan terhadap anggota Polsek Maesan, Bondowoso.

Pengejaran terhadap pelaku ini akhirnya membuahkan hasil. Keduanya berhasil ditangkap dan langsung digelandang ke kantor polisi. Kedua pelaku diketahui bernama Redi Yuniarko (24), warga Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Sumbersari, Jember dan Muhammad Arfian (18), warga Jl. MT Haryono, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa HP merek Zenfone, sepeda motor Suzuki Satria FU dan sebilah celurit.

“Tersangka masih di Mapolsek Arjasa. Kita akan serahkan ke Polres Bondowoso, karena lokasi pencuriannya di sana,” kata Kapolsek Arjasa AKP Surata.

Sementara Ahmad Musair harus menjalani operasi di RSD dr. Subandi Jember. “Kondisinya cukup parah. Ada jemari tangan yang nyaris putus,” ujar Surata. @DF