99 Pejabat Eselon III dan IV Dilingkungan Pemkab Pandeglang Dilantik

KORANBANTEN.com – Sekertaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Ferry Hasanudin, Kamis (8/3/2018) melantik 99 pejabat struktural Eselon III dan IV diligkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, yang dilaksanakan di Oproom Setda Pandeglang. Dimana ke-99 pejabat yang dilantik tersebut, didominasi oleh para eks pegawai UPT Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, serta UPT Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP2KBP3A) dan Dindikbud Pandeglang.

“Tujuannya untuk mengisi kekosongan serta amanat Permendagri Nomor 12 tahun 2017 tentang Klasifikasi Cabang Dinas dan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah,” ujar Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin usai pelantikan saat itu.

Read More

Dia mengatakan, berdasarkan aturan itu, maka Pemkab berkewajiban untuk melakukan perombakan dan penghapusan UPT, khususnya di Dindikbud dan Dinas Kesehatan. Pihaknya menargetkan, pada tanggal 15 Maret mendatang, semua pegawai eks UPTD akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan di OPD masing-masing.

“Memang masih banyak yang belum dilantik. Maka kami akan roadshow, sebelum tanggal 15 Maret akan kami selesaikan,” jelas Sekda.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta menyebutkan, kini pihaknya masih memiliki pekerjaan untuk menentukan nasib eks pegawai di UPT Dinas Kesehatan, Pertanian, Lingkungan Hidup, dan DPUPR.

“Setelah mendapat verifikasi dari provinsi, akan kami kejar dengan membuat Perbupnya. Saya tegaskan bahwa sebelum tanggal 15 akan diselesaikan. Maka kami akan roadshow. Karena sudah terlalu lama mereka menunggu,” beber Fahmi.

Hanya saja Fahmi menerangkan, jumlah eks pegawai UPT yang akan dilantik pada gelombang selanjutnya, tidak akan sebanyak saat ini. Karena keempat OPD yang memiliki UPTD, tidak semuanya terdapat disetiap kecamatan.

“Namun kami perkirakan tidak akan sebanyak pelantikan kali ini. Karena sisa pegawai di 4 UPT itu tidak banyak. BP2KP3A dan Dindik lah yang paling banyak,” tandas mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan itu. (Daday)

Related posts