Hidupkan Gairah Wisata Banten, Dispar Gelar Pelatihan Fotograpi dan Fam Trip

KORANBANTEN.COM- Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata menggelar kegiatan komunitas fam trip dan pelatihan dasar fhotograpi dalam rangka giat sadar wisata selat sunda aman.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengkampanyekan wisata banten aman ini, diikuti sejumlah potografer dan awak media lokal dan nasional hingga komunitas pariwisata.

Read More

Dalam kegiatan yang digelar selama dua hari (11-12 Februari) di Hotel Sanghyang Indah Resort Anyer ini, peserta diajak untuk melihat langsung sejumlah lokasi destinasi wisata ternama di Anyer seperti Titik Nol Kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati melalui
Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Linda Rohyati Fatimah mengajak media dan komunitas berperan aktif dalam penyebarluasan
informasi wisata Provinsi Banten.

Apalagi menurut Linda, paska terjadinya tsunami Selat Sunda akhir tahun lalu banyak keluhan datang dari pengelola hotel akibat sepinya pengunjung.

“Kegiatan ini untuk memastikan kawasan wisata Anyer hingga Tanjung Lesung sudah aman. Makanya kami juga terus mengkampanyekan hastag Banten Aman,” kata Linda.

Saat ini lanjut Linda, sejumlah objek wisata di Anyer dan Carita sudah membuka pelayanan dengan normal.

“Berdasarkan pemantauan terkini dari BMKG kondisi perairan Banten dalam situasi aman. Sehingga para wisatawan lokal maupun dari luar Banten tidak perlu khawatir untuk berwisata di pantai Anyer dan Carita,” pungkasnya.

“Hasil koordinasi dengan BMKG secara umum aman untuk perairan kawasan Selat Sunda dari mulai Anyer Titik Nol hingga Sawarna. Tiupan angin dikategorikan kencang tetapi aman karena memang sedang masanya angin Barat yang besar,” tambah Linda.

Corporate Legal Sanghyang Resort, Nadia Irene mengungkapkan pihaknya mengapresiasi atas kegiatan yang digagas oleh Dispar Banten. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kunjungan wisatawan yang akan berkunjung ke Anyer.

“Pemerintah memang harus terus menyampaikan kepada publik bahwa Anyer aman. Melalui media pula informasi ini perlu disebarkan kepada masyarakat luas. Kami terus mendorong kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk terus mengkampanyekan Banten aman. Dengan begitu kunjungan wisatawan akan kembali normal,” tutur Nadia.

Ditambahkan Nadia, pihaknya melalui PHRI bersama Pemkab Serang terus menggagas sejumlah program untuk menarik wisatawan.

“Ada beberapa kegiatan yang digagas, salah satunya yakni festival Anyer yang juga akan digelar dalam waktu dekat ini,” tukas Nadia.

Sementara itu, Sekertaris PWI Banten, Cahyono Adi dalam paparanya dihadapan para peserta kegiatan mengingatkan agar tidak gampang menyebarkan informasi yang belum valid.

“Apalagi saat ini di era media sosial sangat gencar informasi menyebar sehingga perlu cek dan ricek setiap informasi yang diterima,” katanya.(Opik).

Related posts