KORANBANTEN.COM-Menindaklanjuti pertemuan antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (31/7/2026), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengundang Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pangan H. Mulyadi Jayabaya untuk berdiskusi di Jakarta,Minggu (2/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkomitmen berkolaborasi dengan Kadin dalam penyediaan bibit unggul di setiap kabupaten/kota di Indonesia.
Distribusi benih dan bibit berkualitas akan mencakup komoditas pangan, hortikultura, dan perkebunan sesuai kondisi wilayah.
“Pak Menteri berjanji akan menyediakan benih dan bibit unggul pertanian di setiap kabupaten/kota untuk menstabilkan penyediaan pangan dan kesejahteraan petani,” terang Mulyadi Jayabaya,Senin (3/8/2026).
Tidak hanya penyediaan bibit unggul, Kementerian Pertanian juga akan memberikan subsidi dan pinjaman dengan bunga rendah agar para petani tidak terjerat utang kepada rentenir.
“Selama ini banyak petani di saat musim tanam terjerat utang kepada rentenir. Dengan adanya subsidi dan pinjaman bunga rendah, akan membantu para petani terhindar dari rentenir,” ujar pria yang akrab disapa JB ini.
JB menambahkan, dalam pertemuan tersebut Menteri Pertanian juga berjanji menyediakan alat mesin pertanian (alsintan) dan program pemberdayaan seperti Brigade Pangan.
“Program-program ini dirancang untuk mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas nasional demi ketahanan pangan,” ujar JB.
“Dengan adanya komitmen dari Pemerintahan Pak Prabowo ini, kami optimistis nasib petani akan jauh lebih baik. Tidak hanya cukup untuk makan, namun bisa untuk menyekolahkan anak-anak mereka hingga ke perguruan tinggi,” sambung mantan Bupati Lebak dua periode ini.
“Pertemuan saya dengan Pak Amran ini adalah tindak lanjut dari pertemuan antara Kadin dan Bapak Presiden,” tandasnya. (Kew)





