Sering Lupa Sandi Ponsel? Pakai “Fingerprint Unlocking” Saja

Kunci ponsel adalah alat yang mampu membantu menjaga privasi. Tetapi, terkadang kunci ponsel bisa berubah jadi menjengkelkan. Pengguna kerap kali lupa pada sandi ponselnya sehingga tidak dapat diakses.

Masalah lupa sandi ponsel bisa menimpa siapa saja, terutama yang rajin mengubah sandinya. Kejadian ini tampaknya sepele, tetapi bisa mengacaukan segalanya. Seseorang bisa menghabiskan banyak waktu untuk mengingat sandi ponsel dan mencoba memasukkannya.

Sebenarnya selain dengan sandi atau pola, pengguna ponsel dapat memilih metode fingerprint unlocking, yaitu membuka kunci dengan identifikasi sidik jari untuk membuka kunci ponselnya. Teknologi ini memungkinkan pengguna membuka kunci perangkatnya hanya dengan menempelkan jari pada area sensor sidik jari.

Metode ini terbilang lebih cepat, akurat, dan aman untuk digunakan. Selain itu, dengan metode ini tentunya risiko kelupaan sandi tak akan terjadi lagi. Teknologi fingerprint unlocking seperti ini dapat ditemukan di ponsel Vivo V3.

Lebih dari itu, Vivo V3 menyediakan fitur faster fingerprint unlocking. Pengguna dapat membuka kunci perangkatnya hanya dengan menempelkan jari pada area sensor sidik jari yang terletak di casing belakang Vivo V3. Layar yang terkunci akan langsung terbuka dalam waktu 0,2 detik saja.

Ini jauh lebih cepat daripada metode membuka kunci yang konvensional. Pada metode konvensional Anda membutuhkan waktu selama sekitar dua detik untuk menyalakan layar, mengingat password, lalu memasukkannya. Tentunya, manfaat seperti ini amat menguntungkan pengguna ponsel yang aktif dan dinamis.

Fitur faster fingerprint unlocking pada ponsel Vivo V3 juga unggul karena keakuratannya. Vivo V3 mendukung sistem identifikasi sidik jari 360° sehingga dapat mengenali sidik jari dari segala sisi. Tentunya ini menjadi salah satu faktor yang membuat kunci ponsel Anda lebih cepat terbuka.

Dengan metode fingerprint unlocking yang dimiliki Vivo V3,lebih aman dibanding metode konvensional. Bila dibandingkan, kunci konvensional, seperti penggunaan nomor pin dan kunci pola, dapat dengan mudah diketahui dan ditiru pengguna lainnya.

Sedangkan kunci dengan sidik jari lebih privat. Kunci ponsel hanya dapat dibuka pemiliknya, karenasidik jari pemilik tidak dapat diimitasi.

Pada Vivo V3, rekaman sidik jari juga dapat digunakan untuk mengunci berbagai aplikasi seperti galeri foto dan video, daftar kontak telepon, SMS, aplikasi chatting, sampai media sosial. Dengan demikian, kerahasian isi ponsel Anda makin terlindungi.

Rekaman sidik jari Anda tersimpan di bagian terpisah dari tempat penyimpanan data ponsel. Data sidik jari Anda disimpan di sana dengan aman, karena tidak ada virus yang bisa masuk ke sana.

Fungsi sekunder fitur faster fingerprint unlocking pasti menjadi favorit para pengguna yang gemar selfie. Ya,sentuhan sidik jari pada area fingerprint sanggup membantu Anda untuk ber-selfie ria dengan cepat dan mudah.

Dengan jargon “Faster Than Faster”, Vivo V3 mengandalkan tiga kecepatan utama, yakni faster fingerprint unlocking, faster operation, dan faster shots.

Disebut faster operation, karena ponsel pintar ini mampu beroperasidengan begitu cepat. Performa ini didukung dengan RAM 3GB serta prosesor Snapdragon 64 bit Octa-Core. Satu keunggulan lainnya, yakni faster shots, mengacu pada kemampuan kamera ponsel menangkap gambar dengan lebih cepat. Dengan teknologi PDAF anda dapat mengambil gambar secepat 0.2 detik.

Saat ini Vivo V3 dibanderol dengan harga Rp 3.499.000 dan tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Cek informasi lengkap mengenai Vivo V3 di http://v3.vivoglobal.id.

sumber : kompas.com