Miley Cyrus dan MTV diprotes Kelompok Orangtua

22323212BD392D500000578-3217340-Saucy-Miley-Cyrus-flashed-a-nipple-during-a-backstage-segment-as-a-9-1441048560759780x390Keputusan saluran televisi MTV untuk menjadikan selebriti sensaional, Miley Cyrus sebagai pembawa acara dalam ajang Video Music Awards 2015 sangat disayangkan oleh banyak orangtua. Para orangtua yang tergabung dalam Parents Television Council (PTC) menyatakan bahwa MTV tak bertanggung jawab penuh karena telah menyiarkan konten acara berbau seksual yang sangat jelas terlihat dan juga melegalkan penggunaan obat terlarang pada acara Video Music Awards 2015 yang ditayangkan hari Minggu (29/8/2015).

Ya, pada acara tersebut, Miley Cyrus memang terlihat berpakaian sangat terbuka. Ada pula sebuah adegan di belakang panggung dimana Cyrus sedang berganti busana dan secara tak sengaja puting payudaranya terekam oleh kamera. Namun begitu, banyak orang yang mengira bahwa kejadian tersebut sudah direncanakan sebelumnya. Tak cukup sampai di sana, saat berada di belakang panggung VMA, Cyrus terlihat menghisap marijuana dan menawarkannya pada reporter serta fotografer yang meliput.

“Kami berharap ia dapat mendemostrasikan bakatnya sebagai musisi atau pekerja seni ketimbang bergantung pada seksualitasnya untuk menghibur pemirsa,” ujar presiden PTC, Time Winter.

“MTV memiliki kesempatan menggunakan ajang VMA sebagai saluran untuk mengontrol pemirsa muda dan memberi inspirasi kepada mereka mengenai sesuatu yang positif. Sayangnya, mereka memilih untuk menampilkan seksualitas yang dilakukan oleh pilihan artisnya dan juga merayakan penggunaan obat-obatan terlarang,” tambah Winter lagi.

PTC menuduh bahwa MTV tidak bertanggung jawab atas usahanya menghadirkan sebuah kontroversi yang merusak generasi muda serta lingkungan dunia hiburan. Bukan kali ini saja Cyrus tampil sensasional di acara VMA, dua tahun lalu tepatnya tahun 2013, sang pelantung lagu Wrecking Ball ini memperkenalkan gerakan twerking yang dianggap tak senonoh saat berduet bersama penyanyi Robin Thicke. ((muhamad nur alamin)