Pemkot Cilegon Galang Bantuan Untuk Palu

KORANBANTEN.COM – Pemerintah Kota Cilegon melalui Pelaksana Tugas (Plt) Edi Ariadi dan bagian Ekonomi Pembangunan dan SDM, mengadakan rapat penggalangan dana untuk korban bencana Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah bersama seluruh OPD, Kejari, Dandim 0623, PMI, BUMD, BUMN, dan industri-industri di Kota Cilegon, di Ruang Rapat Walikota, Kamis (18/10).

Dalam rapat, Edi Ariadi mengatakan jika dikoordinasikan bersama, dana yang terkumpul akan lebih banyak didapat.

Read More

“Sebelumnya kita berikan surat edaran, lalu kita evaluasi, ternyata sudah ada yang kesana dan ada yang belum, yang belum ini nanti kita koordinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Edi menyataka kebanggaanya kepada warga Cilegon yang sudah ikut berpartisipasi membantu korban bencana Palu, melalui PMI Kota Cilegon.

Diketahui donasi yang sudah terkumpul di PMI Kota Cilegon yaitu sebesar Rp. 121.059.900, dana tersebut berasal dari masyarakat Kota Cilegon saja.

“Ternyata masyarakat Cilegon itu sudah sedemikan besar membantu Palu. Kalau digabungkan dengan donasi dari industri OPD-OPD akan menjadi besar. Kalau sudah terkumpul harus segera kesana,” tuturnya.

Ditambahakan Edi, penggalangan dana tersebut akan dilaksanakan selama satu minggu kedepan

“Ada waktu seminggu untuk bisa mengumpulkan dana, jika sudah terkumpul nanti minta kewenangan disana, apakah untuk membangun sekolah, masjid yang sesuai dengan dana yang terkumpul,” terangnya.

Diketahui dana yang sudah terkumpul hari ini sudah mencapai Rp. 1,75 miliar. Ia juga mengarahkan seluruh lapisan terkait untuk melakukan rapat evaluasi kembali pada Selasa mendatang.

“Dari Posco mau Rp. 1,6 miliar, nanti ditambah lagi dari PMI dan OPD-OPD yang lainnya, mudah-mudahan dapat Rp. 2 miliar lagi, termasuk Chandra Asri nanti saya minta lagi. Sekarang sudah ada RP. 1,75 miliar yang sudah terkumpul sementara. Nanti saya minta hari Selasa kita evaluasi untuk koordinasi lagi, mudah-mudahan bisa terkumpul,” pungkasnya.

Dandim 0623 Letkol Rico Ricardo Sirait menambahkan agar bantuan terakomodir, harus dilakukan koordinasi bersama-sama, agar bantuan yang diberikan dari Kota Cilegon bisa lebih dirasakan korban.

“Kita gunakan cara supranasional yaitu cara berpikir bagaimana kita mendapat sesuatu dari hal-hal diluar nalar dan diluar rasional manusia. Berapa pun besar kecilnya bantuan, mudah-mudahan kita semua dijauhkan dari bencana,” tukasnya. (Dam_Iraz/M).

Related posts